PORTUGAL
Organisasi: FPF
Presiden: Gilberto Madail
Pelatih: Luiz Felipe Scolari
Kapten: Nuno Gomes
Didirikan: 1914
Masuk UEFA: 1954
Masuk FIFA: 1923
Stadion: Nacional
Kiper:
Ricardo, Quim, Daniel FernandesBelakang:
Jorge Andrade (Juventus), Bosingwa Luis Miguel (Valencia), Fernando Meira (Stuttgart), Ricardo Costa (Porto), Nuno Valente (Porto), Paulo Ferreira (Chelsea), Bruno Alves, Ricardo Rocha, Jose Antonio, Ricardo Carvalho (Chelsea), Marco Caneira, Nelson, Tonel
Tengah:
Duda, Tiago (Juventus), Deco (Barcelona), Hugo Viana (Real Murcia), Petit, Carlos Martins, Maniche (Atletico Madrid), Costinha (Atletico Madrid), Raul Meireles, Ricardo Quaresma (Porto), Joao Moutinho, Nani (Manchester United)
Depan:
Cristiano Ronaldo (Manchester United), Simao (Sporting Lisbon), Helder Postiga (Porto), Joao Tomas, Nuno Gomes, Hugo Almeida (Werder Bremen)
Bukan Lagi Kuda Hitam
Portugal tidak lagi pantas menyandang gelar kuda hitam di Euro 2008. Buktinya, tim yang didirikan sejak tahun 1914 itu tidak hanya selalu menyulitkan tim-tim unggulan. Bahkan, tak jarang tim unggulan tersebut harus bertekuk lutut dengannya.
Apalagi, negeri petualang ini memiliki trek rekor yang cukup bagus. Dari 12 kali turut serta di Euro, Portugal mampu mengemas 51 kemenangan, 20 kali hasil imbang serta 23 kali menelan kekalahan dengan memasukkan 159 dan kemasukan 88 gol.
Portugal yang kini dilatih Luis Felipe Scolari sudah mencapai babak final Euro sebanyak tiga kali. Sayangnya, mereka belum berhasil merengkuh gelar juara sekalipun.
Pemain yang pantas disebut-sebut sebagai legenda terdekat sepakbola Portugal adalah Luis Figo, sesudah Eusebio. Pasalnya, Figo merupakan pemain yang termasuk ke dalam tim generasi emas (golden generations) bersama Rui Costa, Paulo Sousa, serta kiper Vitor Baia ketika berhasil membawa Portugal meraih Piala Dunia U-21 untuk kali pertama pada 1991.
Figo memang pantas menjadi legenda Portugal. Selain berjasa membawa negaranya berjaya di kompetisi internasional, pemain yang lahir dengan nama lengkap Luis Felipe Madeira Caeiro Figo itu juga sukses di tingkat klub.
Buktinya, tim-tim yang dibelanya seperti Sporting Lisbon, Barcelona, Real Madrid dan Inter Milan pernah dibawanya menggapai juara kompetisi domestik. Bukti kehebatan pemain berusia 34 tahun itu adalah menyandang gelar Pesepakbola Terbaik Eropa 2000 dan Dunia 2001.
Tergabung di dalam Grup A, bersama tuan rumah Swiss, Rep. Ceska dan Turki, peluang Cristiano Ronaldo dkk untuk lolos ke babak delapan besar tentu sangat terbuka lebar. Sebab tim-tim yang tidak terlalu berat akan menjadi lawan Tim Samba Eropa ini di babak fase grup.
The Star, Cristiano Ronaldo
Setelah generasi emas Luis Figo dkk berakhir, kini Portugal menggantungkan harapannya kepada seorang pemain muda yang merumput di Manchester United. Dia adalah Cristiano Ronaldo.
Kehebatan pemain yang bisa beroperasi sebagai pemain sayap, tengah, serta depan itu sudah teruji di United. Pemain yang memulai karir profesionalnya bersama Sporting Lisbon ini, turut berjasa membawa Setan Merah merengkuh gelar Premiership musim 2006-2007.
Cristiano Ronaldo memiliki sgudang kemampuan sehingga layak dikedepankan sebagai bintang. Dribling CR7 sangat luar biasa, kecepatan sprint Ronaldo juga akan menyulitkan pemain lawan, kemampuan melepas umpan juga menjadi andalannya, selain itu Cristiano Ronaldo juga bisa berperan sebagai bomber mematikan. Kelemahannya hanya satu yakni mudah frustasi bila dikawal dua sampai tiga pemain lawan.
Portugal berharap Ronaldo bisa meneruskan penampilan gemilangnya bersama United saat membela negaranya di kompetisi internasional. Ronaldo melakukan debut bersama Portugal, saat melawan Kazhakstan pada 2003. Sejak saat itu, posisi pemain berusia 22 tahun itu sudah tidak tergantikan lagi oleh pemain lain.
Perkiraan Formasi:
(4-2-3-1) Ricardo; Ferreira, Carvalho, Bruno Alves, Miguel; Maniche, Petit, Ronaldo, Deco, Quaresma; Almeida
Kelebihan:
Selalu tampil memuaskan di even besar
Barisan gelandang yang terbaik di dunia
Skill dan teknik pemain di atas rata-rata
Kekurangan:
Sangat bergantung pada Cristiano Ronaldo
Kurangnya bomber maut
Banyak pemain cedera


